04 September, 2008
Kamis, 04/09/2008 08:19 WIB
Penurunan Kinerja Saat Berpuasa, No Way..!
Fatichatun Nadhiroh - detikSurabaya
Namun bila dijalankan dengan benar mulai dari sahur hingga berbuka puasa, banyak sekali manfaat positif bagi jiwa dan kesehatan kita khususnya.
"Dengan berpuasa tidak perlu terjadi penurunan kinerja. Orang kantoran tidak perlu mengeluh tidak bisa berpikir lantaran lapar. Sebab energi sudah disuplai oleh simpanan lemak di dalam tubuh," kata guru besar RSU dr Soetomo Surabaya, Prof Dr dr Rochmad Romdhoni SpPD(K) SpJP(K) kepada detiksurabaya.com, Kamis (4/9/2008).
Dia menjelaskan, simpanan lemak digunakan untuk energi selama berpuasa. Proses ini melepaskan zat kimia yang berasal dari asam lemak ke dalam sistem dan dikeluarkan melalui organ-organ pembuangan.
Pasalnya, saat makanan tidak lagi memasuki tubuh, akan mengubah dan menyimpan lemak di tubuh menjadi energi. Bahkan, kegiatan puasa yang dirangkai dengan salat tarawih selama sebulan penuh, tak hanya bermanfaat sebagai terapi kesehatan. Tapi tanpa disadari juga memberikan kebugaran.
"Puasa Ramadan yang dilakukan selama 29 atau 30 hari, tanpa kita sadari mampu memurnikan racun pada tubuh melalui ginjal, paru-paru, kelenjar limpa dan kulit," tegasnya.
Dengan salat sunat tarawih dan witir sebanyak 11 hingga 23 rakaat, tubuh diajak untuk 'berolahraga' secara rutin selama lebih 1 hingga 2 jam setiap hari selama sebulan.
So klo menurut tulisan diatas mustinya kita makin sehat kan?
regards
D4rkF1r3


0 comments: to “ ”
Post a Comment